Carles Perez. (FOTO: Marca).

Penyerang sayap AS Roma, Carles Perez, mengaku masih heran dengan keputusan Barcelona melepasnya ke Giallorossi pada bursa transfer Januari lalu.

Perez dilepas oleh La Blaugrana dengan status pinjaman seharga 1 juta euro (Rp17,2 miliar) pada bursa transfer musim dingin lalu.

Namun Roma telah bersedia untuk menebusnya seharga 11 juta euro (Rp190 miliar) pada akhir masa peminjamannya, jadi Perez akan tetap bermain untuk Giallorossi pada musim depan.

Meskipun menegaskan bahwa dirinya bahagia di klub ibu kota Italia, Perez mengaku masih tidak tahu mengapa Barcelona memutuskan untuk melepasnya pada bursa transfer bulan Januari.

“Saya tidak tahu mengapa saya dilepas. Mungkin klub memerlukan uang, namun saya tidak tahu alasannya. Saya tidak berpikir bahwa saya pantas untuk didepak,” kata penyerang berusia 22 tahun itu kepada EFE.

Satu hal yang mengherankan adalah Barcelona, pada saat itu, sedang berada dalam krisis penyerang seiring dengan cederanya Luis Suarez dan Ousmane Dembele.

Klub akhirnya mendapatkan transfer darurat dari Liga Spanyol dan mendatangkan Martin Braithwaite dari Leganes pada bulan Februari. Mamun anehnya, harganya jauh lebih mahal daripada Perez, yaitu 18 juta euro (Rp310 miliar).

Bahkan menurut Perez, jika dia ingin meninggalkan Barcelona, maka dia sudah melakukannya sejak masih bermain di akademi La Masia.

“Sejak saya bermain di akademi [La Masia], saya memiliki banyak tawaran untuk meninggalkan Barcelona. Namun saya selalu berkata tidak, sebab saya ingin bermain untuk tim utama,” lanjut Perez.

“Namun demikian, itu sudah menjadi masa lalu sekarang dan saya bahagia di Roma sekarang,” pungkasnya.

Pada separuh musim membela Barcelona, Perez telah bermain 16 kali di semua ajang resmi dengan mempersembahkan dua gol dan tiga assist sejak kedatangannya.