Orgasme menjadi puncak kenikmatan yang tercipta dalam hubungan seks. Begitu titik orgasme tercapai, semua beban hidup atau kepenatan yang melanda pikiran seakan-akan langsung lega hilang seketika.

Namun banyak yang tak mengetahui bahwa sejatinya orgasme antara laki-laki dan perempuan itu berbeda. Perlu pemahaman sex education lebih jauh, khususnya perihal orgasme, agar pasangan bisa saling memuaskan satu sama lain.

Berikut ini kami bakal coba merangkum deretan jenis orgasme yang sering dialami oleh para perempuan. Penjelasan yang kami rangkum tentunya bermanfaat untuk kalian para laki-laki dalam upaya memberi kepuasan sang wanita.

1. Orgasme G-Spot

G-spot merupakan area yang sensitif dari perempuan. Letaknya di dinding depan Miss V, biasanya sekitar pertengahan antara serviks dan lubang Miss V. Jika seseorang memasukkan jari dan membuat gerakan di area ini, hal ini akan membuat orgasme G-spot terjadi.

Nggak hanya itu, posisi seks seperti doggy style dan woman on top merupakan dua posisi terbaik untuk mendapatkan orgasme G-spot. Jika kamu bermain solo, kamu juga dapat

2. Sleep-gasms

Mungkin hal ini akan terdengar asing di telingamu, tetapi nyata adanya. Pernahkah kamu terbangun di tengah orgasme yang sedang kamu alami? Atau mendapati Miss V yang sudah basah saat kamu sedang tidur?

Nah, mungkin ini sering disebut mimpi basah di laki-laki, akan tetapi bisa terjadi di perempuan juga. Hal ini juga kamu bisa alami saat kamu mempunyai imajinasi seksi di alam mimpi dan tubuhmu pun bekerja dengan baik.

Perempuan yang mengalami sleep-gasms biasanya orang yang kurang aktif secara seksual. Ini pun merupakan hal yang normal terjadi.

3. C-gasms dan V-gasms: ‘Klitoris’ vs ‘Vaginal’

Apakah kamu lebih sukai diberi simulasi, berciuman, sentuhan di dalam, atau keduanya? Sebuah studi baru-baru ini di Journal of Sexual Medicine mengonfirmasi bahwa rangsangan di bagian luar klitoris juga dapat menyebabkan orgasme.

Orgasme ini karena ada rangsangan di vulva yaitu area luar Miss V. Kesenangan dan klimaks seperti ini disebut sebagai C-gasms atau orgasme klitoris.

Nah, sementara itu V-gasms atau orgasme vagina cenderung melibatkan klitoris dalam dan luar. Orgasme ini melibatkan akar internal klitoris.

4. Nipple-gasms

Nah, klimaks juga bisa didapatkan dari stimulasi puting atau rangsangan di sekitar payudara. Bagian payudara khususnya puting mempunyai peran yang besar dalam gairah seksualmu. Bagian puting ini akan mengaktifkan bagian pada otak untuk melakukan orgasme. Oleh karena itu, saat ada rangsangan, puting pun ikut mengeras.

5. Back-gasms

Back-gasms merupakan istilah untuk menggambarkan klimaks atau orgasme yang berasal dari stimulasi punggung. Jika kamu salah sau yang pernah mengalami orgasme ini mungkin terjadi saat pasanganmu memijat atau memberikan rangsangan di punggung.

Relaksasi juga memainkan peran besar dalam kemampuanmu mengalami klimaks. Apakah kamu pernah merasakan hal ini saat melakukan spa? Yap, hal ini juga masuk akal.

Orgasme ini terjadi karena saraf ke panggul bawah mengalir melalui punggung bawahmu. Tetapi sebagai perempuan kita cenderung membawa banyak ketegangan pada otot pinggul dan panggul.