Olahraga Pencak Silat.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah memberikan kucuran dana segar sebesar Rp3,9 miliar kepada pelatnas pencak silat Indonesia, sebagai modal persiapan SEA Games 2021 Vietnam.

Bantuan tersebut diberikan kepada Pengurus Besar Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI), setelah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Sekretaris Jenderal PB IPSI Erizal Chaniago di kantor Kemenpora pada hari Senin (12/10) kemarin.

Menghadiri juga secara virtual, Menpora Zainudin Amali beserta Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, untuk mewakili Ketua Umum PB IPSI, Prabowo Subianto.

Chandra Bakti, selaku Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, menuturkan bahwa PB IPSI berhak mendapatkan bantuan setelah pengajuan substansi program yang telah ditinjau.

Peninjauan tersebut sendiri sudah dilaksanakan sejak tanggal 4 September, namun dari pengajuan senilai Rp7,8 miliar, yang disetujui oleh Kemenpora adalah Rp3,9 miliar.

“Hasil review pengajuan proposal 30 atlet disetujui untuk 30 atlet, pengajuan enam pelatih disetujui untuk enam pelatih, dan pengajuan tujuh tenaga pendukung disetujui tujuh tenaga pendukung,” tutur Chandra Bakti, dilansir Antara.

Edhy Prabowo, yang memang merupakan mantan atlet nasional pencak silat, memberikan apresiasinya terhadap komitmen dari pemerintah untuk terus mendukung perkembangan pencak silat Indonesia.

Harapannya adalah agar pencak silat Indonesia bisa mendunia dengan masuk sebagai cabang olahraga Olimpiade di masa-masa mendatang.

“Cabang pencak silat harus mampu menembus Olimpiade. Oleh karena itu, kami berharap Kemenpora melakukan perundingan-perundingan dan menyampaikan agar pencak silat dapat dimasukkan sebagai cabang yang dipertandingkan di Olimpiade,” jelas Edhy.

Semenjak ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda asli Indonesia oleh UNESCO, Indonesia memang berupaya untuk mengajukan pencak silat sebagai cabor Olimpiade.

Dilansir Tempo, pada saat ini setidaknya ada 73 negara yang sudah memiliki pencak silat, namun mereka memerlukan 50-60 negara untuk memiliki federasi agar bisa dilombakan di Olimpiade.

Target Menpora sendiri adalah agar pencak silat bisa mulai dilombakan pada Olimpiade tahun 2024 mendatang.