Lionel Messi. (FOTO: AP)

Penampilan Lionel Messi bersama Barcelona musim ini menuai banyak kritik. Dia dinilai sudah tak produktif lagi dalam mencetak gol. Tapi situasi itu tak membuat pelatih Barcelona kalut. Quique Setien malah menilainya tak penting.

Meski masih merajai daftar top skor La Liga Spanyol, produktivitas Messi dalam mencetak gol dinilai melorot. Salah satu indikatornya adalah saat Barcelona menghadapi rival bebuyutan Real Madrid.

Sampai dengan El Clasico di pekan ke-26, Messi tercatat selalu gagal mencetak gol di enam dari tujuh pertandingan terakhirnya bersama Barcelona.

Terakhir, Messi cetak gol saat menghadapi Eibar pada pekan 25 La Liga. Saat itu dia mencetak Quatrick.

Menurunya produktivitas Messi memberi dampak buruk pada performa Barcelona. Raksasa Katalan itu tergelincir dari puncak klasemen dan tersingkir dari ajang Copa del Rey.

Barca juga tertahan imbang 1-1 oleh Napoli di leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Situasi pelik yang dialami Messi ternyata tak membuat pelatih Barca, Quique Setien kalut. Bekas pelatih Real Betis itu menilai, situasi yang dialami Messi belakangan sebagai sebuah kewajaran.

“Saya tak peduli Messi kesulitan dalam mencetak gol belakangan ini. Kalau dia bisa mencetak gol itu akan lebih baik, tapi itu tak mengganggu buat saya,” kata Setien seperti dilansir¬†Goal.

“Apa yang terjadi pada Messi bisa terjadi pada pemain mana pun. Dia selalu punya peluang itu yang terpenting. Tinggal bagaimana dia menuntaskannya,” tambahnya.

“Messi sudah mencetak gol selama 14 tahun. Sekarang dia dihadapkan pada situasi di mana dia sulit mencetak gol, tapi itu tidak penting,” Setien menegaskan.

Pelatih 61 tahun itu lebih tertarik mengomentari pertandingan kontra Real Sociedad di pekan ke-27 La Liga.

Menurutnya, saat ini para pemain termotivasi memenangkan pertandingan setelah kalah dalam duel klasik melawan Madrid.

“Kekalahan itu tak memengaruhi kami. Saya tahu ini sulit buat Barca tapi persaingan belum akan berhenti sampai akhir liga.”

“Liga ini sangat rumit. Tak mudah untuk bisa menang melawan tim mana pun. Tapi kami termotivasi untuk pertahankan gelar secapat mungkin,” tandasnya.