Pembalap populer asal Inggris Tom Blomqvist baru-baru ini memberikan tanggapannya terkait perasaannya bekerja bareng dengan Sean Gelael.

Blomqvist baru saja bergabung dengan tim pabrikan JOTA pada tahun 2021 ini. Ia pun bergabung bersama dengan Sean Gelael dan Stoffel Vandoorne.

Ketika menjalani kompetisi pada Februari lalu di Abu Dhabi, Blomqvist dan Sean Gelael tampil sangat memukau. Mereka berdua berhasil menjadi yang terdepan di klasemen akhir.

Setelah menyelesaikan ajang tersebut, Blomqvist pun mengungkapkan bagaimana perasaannya tentang Sean Gelael. Menurutnya, hasil itu sangat bagus untuk dirinya dan pembalap asal Indonesia itu.

“Sangat bagus kami bisa melakukan balapan itu di Asia, untuk saya pribadi dan juga untuk Sean (Gelael),” kata Blomqvist.

“Saya sangat menikmati bekerja dengan orang-orang JOTA, ada suasana yang hebat di dalam tim, sekelompok insinyur hebat dan mereka semua adalah pekerja keras. Jadi saya pikir ini adalah bahan bagi kami untuk memiliki musim WEC yang sangat kuat. ”

Terlepas dari itu, Blomqvist adalah pembalap yang cukup dihormati dan telah mengukir karier luar biasa di ajang balap F3, DTM, IMSA, GT3 dan Formula 3.

Setelah melanglang buana, pembalap yang masih berusia 27 tahun tersebut akhirnya memasuki musim pertamanya di dunia World Endurance Championship (WEC) pada 2016 lalu.

“Sudah lama sejak saya mengendarai mobil dengan downforce yang cukup besar,” ujar putra dari pembalap legendaris, Stig Blomqvist.

“Saya ingat saat pertama kali mengendarai mobil LMP2 dan saat itu saya baru melakukan DTM. Itu adalah mobil yang cukup mirip untuk dikendarai, jadi tidak terlalu mengejutkan.”

“Tetapi setelah melakukan bertahun-tahun di GT dan kemudian jelas baru-baru ini Formula E, butuh beberapa waktu untuk membiasakannya, terutama dalam hal kecepatan tinggi,” tutupnya.