Industri pornografi memang diselimuti gemerlap uang yang begitu mengesankan. Siapapun yang terjun ke dalamnya pasti bisa meraup kekayaan amat melimpah.

Namun bukan berarti industri pornografi tak punya cerita negatif. Sejumlah kejadian miris penuh darah ternyata juga pernah mengotori keindahan produksi film porno.

Bahkan tragedinya tampak sangatlah tragis untuk dikisahkan ulang. Bagaimana tidak, industri pornografi sempat dihebohkan oleh kisah miris seperti pembunuhan hingga mutilasi.

Berikut kami akan coba merangkum deretan kejadian miris yang dimaksudkan tadi. Bagi yang ingin tahu lebih jauh, silahkan simak ulasannya di bawah ini.

1. Kejinya Leonard Lake

Leonard Lake dari California dikenal sebagai salah satu pembunuh berantai sekaligus pembuat video porno paling keji di AS. Sepanjang pertengahan tahun 1980-an, Lake dan kaki tangannya, Charles Ng, memperkosa, menyiksa, hingga membunuh setidaknya 11 hingga 25 orang di pondok terpencilnya di Calaveras County.

Tidak hanya itu, Lake dan Charles juga disebutkan kerap menyekap korban perempuan hingga menjadikan mereka layaknya budak seks. Setelah menggauli para korban, kedua orang ini biasa memutilasi hingga melarutkan jasad dengan cairan asam.

2. Aksi Kriminal Luka Magnotta

Barangkali dari sejumlah aksi kriminal yang melibatkan aktor film panas asal Kanada, Luka Magnotta adalah salah satu yang paling mendapatkan sorotan publik internasional. Bagaimana tidak, mantan bintang porno ini nekat menghabisi hingga memutilasi seorang pertukaran pelajar dari China, Jun Lin.

Kasus pembantaan Magnotta ini diketahui terjadi pada sekitar 2012 lalu, yaitu setelah Luka dan Lin bertemu di sebuah aplikasi kencan gay. Namun, dalam kasus ini, Magnotta diketahui tidak hanya sekadar memotong-motong jasad Lin, tetapi juga mengirimkan bagian tangan serta kaki korban ke sejumlah sekolah dasar hingga kantor partai politik federal di Kanada.

3. Adiksi Film Porno

Pengakuan aktor ternama sekaligus mantan pemain sepak bola AS, Terry Crews ini kiranya bisa menjadi bukti bagaimana film porno memang bisa menjadi adiksi atau candu bagi para penikmatnya. Mulai terungkap pada 2014 lalu, Crews bahkan mengaku bagaimana kecanduannya terhadap video panas benar-benar telah mengacaukan hidup serta pernikahannya. Karena telah lama merahasiakan kecanduannya tersebut, Crews juga mengaku bahwa ia harus menjalani rehabilitasi agar bisa terlepas dari adiksi dan menyelamatkan pernikahannya.