Bek senior Barcelona, Gerard Pique (sumber: fcbarcelona.com)

Bek senior Barcelona, Gerard Pique, menyebut bahwa dirinya akan membantu perbaikan stadion Camp Nou, kandang Barcelona secara finansial.

Keputusan ini muncul usai Blaugrana dinyatakan rugi 88 juta pound karena pandemi virus corona.

Ide renovasi Camp Nou sendiri sudah digaungkan sejak beberapa waktu silam dengan rencana peningkatan kapasitas mencapai 108 ribu penonton.

Dana untuk perbaikan ini rencananya mencapai 542 juta pound dan sekarang diperkirakan akan meningkat tajam sampai 740 juta pound.

Keuangan Barcelona kini semakin sulit karena pandemi virus corona dan dilaporkan bahwa Gerard Pique akan mencoba membantu sebagai jembatan antara klub dengan perusahaan yang akan mendanai pembangunan ini.

Selain itu, perusahaan pihak ketiga ini akan membantu proyek dengan cara outsourcing atau kerjasama pihak luar.

Gerard Pique sendiri memang mengembangkan beberapa bisnis, yang salah satunya memegang peranan penting atas kesepakatan klub dengan sponsor utama, yakni salah satu perusahaan retail asal Jepang.

Sebuah perusahaan bernama Goldman Sachs kabarnya akan membantu proyek ini secara finansial dan klub diprediksi akan mendapatkan pendapatan senilai 180 juta pound per-tahun.

Masalah keuangan Barcelona sendiri sudah didokumentasikan dalam laporan keuangan terbaru yang menunjukkan kerugian sebesar 88 juta pound dengan utang yang mencapai 440 juta pound.

Salah satu yang membuat Blaugrana merugi besar adalah kurangnya wisatawan yang berkunjung ke kota dan berdampak pada pendapatan museum Barcelona.

Setiap tahunnya, museum ini mampu mendapat 1,2 juta pengunjung dan juga berimbas pada penjualan pernak-pernik klub.

Pada bulan lalu, Wakil Presiden Barcelona, Jordi Moix menyebut bahwa klub mencoba menekan biaya renovasi stadion.

Pembangunan stadion ini akan mengubah sekitar stadion dan akan memperbaiki sejumlah infrastruktur lainnya.