Marcus Rashford.

Striker Manchester United, Marcus Rashford, menyatakan lebih nyaman bermain sebagai winger kiri. Di posisi tersebut, Rashford mengaku bisa lebih leluasa melakukan kreasi.

Man United melepas Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez ke Inter Milan pada musim panas 2019. Keputusan tersebut membuat amunisi striker Iblis Merah sangat minim.

Hanya ada dua pemain yang biasa menjadi striker. Rashford jadi salah satunya. Dia bergantian dengan Anthony Martial yang lebih sering beroperasi di pos winger kiri Man United.

Rashford pun mengalami cedera sejak Januari lalu. Otomatis, manajer Man United, Ole Gunnar Solskjaer hanya memiliki Martial.

Beruntung bagi Solskjaer, Man United berhasil mengamankan tanda tangan Odion Ighalo pada bursa transfer musim dingin lalu. Bomber Timnas Nigeria itu dipinjam dari Shanghai Shenhua.

“Saat bermain di sayap kiri, saya bisa lebih berkreasi. Itu memberi sedikit kelebihan saya untuk tim,” ungkap Rashford kepada UTD Podcast, seperti dikutip dari Goal.

“Ketika bermain di depan, saya kadang-kadang terisolasi dan membutuhkan pemain tengah yang bisa mengoper sepanjang 90 menit. Saya seperti menghilang saat dimainkan sebagai pemain nomor 9,” tuturnya.

Akan tetapi, Rashford tidak masalah jika Solskjaer memainkannya di posisi ujung tombak.

“Saat ditransisikan sebagai pemain nomor 9 pada usia muda, saya harus berjuang karena selalu ingin mengekspresikan diri dengan bola. Ketika mulai bermain sebagai nomor 9, saya sadar tidak akan sering mengontrol bola,” tutur Rashford.

“Saat ini, saya menikmati kebebasan untuk bermain di dua posisi tersebut. Saya pikir itu cocok bagi saya dan Anthony Martial,” kata striker Timnas Inggris tersebut.